Senin, 18 April 2011

contoh cv

Jakarta,5 Maret 2008

Kepada YTH;

Bpk/Ibu Kepala Personalia

Di tempat.

Dengan ini saya bermaksud mengajukan lamaran pekerjaan di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin.Untuk itu saya ajukan data diri saya sbb;

Nama :Muhamad Sofyan

Tempat/tgl lahir :Jakarta,16 November 1989

Jenis kelamin :Laki-laki

Agama :Islam

Alamat :Jl.M Kafi 1 008/06 No.83 Jagakarsa Jakarta

Selatan telp;0217818748/085691754191

Sebagai bahan pertimbangan bersama surat ini saya lampirkan;

1.1 lembar photo kopi ijazah terakhir (berlegalisir)

2.1 lembar photo kopi KTP

3.1 lembar Daftar Riwayat Hidup

4.1 lembar photo kopi sertifikat workshop

5.1 lembar photo kopi sertifikat seminar

6.2 lembar Pas foto 3X4

Demikian surat permohonan kerja ini.Besar harapan saya dapat diterima bekerja di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin.Atas perhatianya saya ucapkan banyak banyak terima kasih.

Hormat saya,

(MUHAMAD SOFYAN)


PENGERTIAN CV

PENGERTIAN CV

Sebuah curriculum vitae adalah deskripsi tertulis tentang pengalaman kerja Anda, latar belakang pendidikan, dan keterampilan. Juga disebut CV, atau hanya vitae, itu lebih rinci dari resume dan umumnya digunakan oleh mereka yang mencari pekerjaan di luar AS dan Australia. Sebuah curriculum vitae juga digunakan oleh seseorang mencari pekerjaan akademis, yaitu di college atau universitas

Kapan sebaiknya pencari kerja menggunakan daftar riwayat hidup, sering disebut sebagai CV, daripada resume? Di Amerika Serikat, curriculum vitae digunakan terutama ketika mengajukan permohonan untuk posisi akademik, pendidikan, ilmiah atau penelitian. Hal ini juga berlaku ketika mengajukan permohonan untuk beasiswa atau hibah.

Ketika meminta pekerjaan di Eropa, Timur Tengah, Afrika, atau Asia, mengharapkan untuk menyerahkan CV daripada resume. Perlu diingat bahwa para majikan di luar negeri selalu mengharapkan untuk membaca jenis informasi pribadi pada riwayat hidup yang tidak akan pernah dimasukkan pada resume Amerika, seperti tanggal lahir, kewarganegaraan dan tempat lahir. Amerika Serikat hukum tentang informasi apa pelamar kerja dapat diminta untuk menyediakan tidak berlaku di luar negeri.

Kamis, 17 Maret 2011

Resensi film, Resensi buku dan Resensi musik

Resensi Film Saus Kacang – Film Bunga Ashraf



http://i43.tinypic.com/2jdozvd.jpg

Film terbaru yang bakal jadi tren film 2009 bisa jadi nyantol di Film Bunga Citra Lestari dan Ashraf Sinclair. Film Saus Kacang bergenre drama romantis yang mamakai latar Pulau Bali ini digarap sama Sutradara Indrayanto Kurniawan. Selain bawa pasangan pengantin baru Bunga-Ashraf, film ini juga dibintangi Nadia Saphira, Marsha Milan Londoh, Bams Samsons, dan Rima Melati. Film drama ditulis Lintang Pramudya Wardani ini diproduksi ama Summer Film. Resensi Film Saus Kacang ini?

Film Saus Kacang ini menceritai kehidupan seorang Chef de Cuisine restoran sebuah hotel di Bali, bernama Dewi (BCL). sial terus kalo berhubungan dengan kisah cinta. Naa, nongol ni Fredo (Ashraf), turis asal Malaysia yang moody, sering complain dan ngerepotin banyak karyawan hotel. Tapi, si Dewi yang punya slogan “Tak ada tamu yang ga’ bisa dihadapi” nganggep si Fredo adalah tantangan dalam pekerjaannya seorang koky atau juru masak hotel. Dan akhirnya si dewi lah (BCL) yang menghendel semua permintaan yang diminta oleh fredo (asraf) karena teman-temannya yg sudah tidak kuat dengan permintaan atau komplain dari si fredo. Akhirnya mereka berdua terkena masalah yang mengharuskan mereka berdua dihukum karena telah melanggar hukum adat diwilayah tersebut yaitu dengan berkeliaran diluar saat perayaan nyepi berlangsung dibali dan dari situlah kedekatan mereka berdua terjalin.

Sumber : http://oktavita.com/resensi-film-saus-kacang-film-bunga-ashraf.htm

Mohammad Hatta di Balik Kemerdekaan

Pemikiran ekonomi maupun politik Mohammad Hatta telah ikut menentukan perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Jika itu semua berasal dari sebuah situasi mental dan kultural tertentu, maka buku inilah yang dapat menggambarkan bagaimana pemikiran itu terbentuk.

Dari buku yang merupakan autobiografi Mohammad Hatta ini, pembaca dapat melihat bahwa karakter Hatta ternyata tidak lepas dari latar belakang budaya, keluarga, pendidikan, dan pengalaman politiknya.

Latar pendidikan Hatta yang bercorak Barat, latar belakang budaya yang Islami dan menghargai pendidikan, telah membantu Hatta yang selalu ingin kritis terhadap apa yang dilihatnya. Jika memang hal itu memerlukan perbaaikan, maka itulah yang harus dilakukan tanpa kompromi.

Untuk Negeriku dibagi menjadi tiga buah judul buku yakni Buktitinggi-Rotterdam Lewat Betawi, Berjuang dan Dibuang, serta Menuju Gerbang Kemerdekaan. Masing-masing buku menandai periode dalam kehidupan Hatta.

Sebagai sebuah autobiografi seseorang yang ikut membidani kelahiran sebuah bangsa yang merdeka, buku ini menjadi sebuah sumber sejarah yang sangat penting. Sejumlah peristiwa yang sebelumnya menjadi kontroversi, akan memperoleh perspektif lain.

Sebut saja peritiwa penculikan Soekarno yang dilakukan sekelompok pemuda. Apakah benar hal itu dipicu oleh keengganan Soekarno dan Hatta untuk menunda-nunda kemerdekaan? Jawabanya, Soekarno dan Hatta justru memiliki alasan yang rasional. Mereka ingin proklamasi kemerdekaan dilakukan oleh panitia yang sudah dibentuk yakni Panitia Persiapan Kemerdekaan Indoenesia.

Kala itu Soekarno merasa tidak memiliki hak untuk mengatasnamakan rakyat Indonesia. Tindakan yang ia lakukan harus dengan persetujuan panitia yang diketuainya sendiri. Inilah yang menyulut kenekatan para pemuda membawa Soekarno dan Hatta ke Regasdengklok.

Dari buku ini kita dapat melihat bagaimana Hatta dan orang-orang yang terlibat dalam usaha kemerdekaan Indonesia, adalah orang-orang yang berjuang tanpa pamrih. Apa yang mereka lakukan adalah untuk mengakhiri penindasan yang dilakukan oleh kaum imperialis. Tidak sedikit pun terbesit keinginan untuk menduduki jabatan tertentu. Inilah yang harus dijadikan contoh oleh para calon pemimpin bangsa sekarang ini.

Sumber : http://ulas-buku.blogspot.com/

Black Market Love: Tensi Superman Is Dead Sedang Menurun

Mendengar musik punk di jeda makan siang. Ketika perut lapar melilit, saya mencoba sedikit "nyleneh" dengan memutar kepingan cakram berkover hitam, bergambar tengkorak [sedikit mengingatkan penulis pada bendera kapal Black Pearl film Pirates of the Caribbean-nya Johny Deep]. Nama band itu SUPERMAN IS DEAD. Di bawahnya tertulis judul album, lebih kecil dibanding nama band, Black Market Love.

Yup, ini memang daftar terbaru diskografi dari band pengusung punk glam [our] asal Bali. Ada Bobby Cool [vokal/gitar], Eka Rock [bas/vokal] dan Jerinx [drum],
dalam line-up band yang menjadi "pembuka jalan" band-band Bali mentas di panggung nasional. SID memang baru saja berbunga-bunga lantaran album barunya dalam payung major-label, baru saja rilis nasional. Harapannya tentu saja, better than before-lah. Sekedar informasi, album sebelumnya Hangover Decade terhitung jeblok di pasaran.

Awal mula mendengar track by track, kesan yang muncul adalah, seragam. Dari tempo, progresi kord, sampai pada teknik vokal Bobby yang tidak mengalami perubahan, dari album-album terdahulu. Mungkin memang tidak perlu teknik vokal yang njlimet. Ah, lupakan soal teknik vokal itu. Materi album Black Market Love ini, meski tak terlalu kuat, masih layak disimak.

Masih setia dengan Glampunkabilly. SID termasuk konisten "berteriak" soal ketidakadilan dan sosialisme yang carut marut. Rockabilly untuk mempertegas bahwa punk yang mereka bawakan tidak seutuhnya musik punk tapi banyak mendapat banyak sentuhan rockabilly. Soal fashion, SID juga lebih fashionable.

Single pertamanya adalah Bukan Pahlawan. Entah mengapa, mendengar single ini tensi SID seperti menurun drastis. Menurut SID, lagu ini memang dianalogikan dengan lagu-lagu yang mangkal di bar-baru murah kelas bawah. Begitukah? Tampaknya tidak terlalu tepat. Lirik ciptaan Jerinx ini lebih tepat diposisikan sebagai teriakan di jalanan, menggugat kesombongan dan arogansi. Secara musikalitas, penulis masih merasakan energi meletup-letup seperti album-album awal.

Satu hal yang masih tetap di posisinya adalah SID tetap nyaring "melawan" ketidakadilan, penindasan, kesombongan dan segala atribut atas nama kekerasan. Track yang paling keras menggugat hal-hal di atas adalah lagu Kita & Mereka. Menurut penulis, inilah lagu paling emosional di album ini. Meski disebut-sebut terinpirasi dari Inul Daratista, penulis kok melihat ini luapan SID ketika difitnah sebagai band anti jawa. Suara Bobby terdengar "sakral" di lagu ini.

Single ke-2 list Black Market Love terdengar lebih galak. Keras secara sound [seperti mendengar sound Man Overboard-nya Blink 182, tahun 2000-an]. Hanya karakter vokal Booby memang cenderung flat, tak ada perubahan berarti.

Album SID ini, secara musikalitas menurun temponya dibanding dua album sebelumnya. Meski tak terlalu jatuh, tapi memang karakter rock [renyahnya] lebih terasa. Mungkin SID mulai merasa tua, dan menurunkan tempo meski "teriakan" yang diusung tetap sama. Satu lagi, di album baru, tiga sekawan ini terlihat "kumuh" dan "kumal", fashion "gembel" itu rupanya sekedar tataran di album saja, karena aslinya, SID kini lebih rapih dan klimis.

Sumber : http://www.acehforum.or.id/showthread.php/384-Resensi-Musik

Rabu, 16 Maret 2011

PENGERTIAN RESENSI, TIMBANGAN BUKU DAN TIMBANGAN PUSTAKA

PENGERTIAN RESENSI

Adalah tulisan / karangan / ulasan mengenai nilai sebuah buku / hasil karya seseorang.
Resensi diartikan juga sebagai tinjauan buku / bedah buku / timbangan buku / penilaian buku.
Resensi merupakan tulisan yang menyajikan sejumlah informasi atau gambaran tentang sebuah buku.

Resensi dapat pula diartikan sebagai suatu tulisan yang memberikan penilaian terhadap suatu karya baik fiksi maupun nonfiksi dengan cara mengungkapkansegi keunggulan dan kelemahannya secara objektif.

Resensi berasal dari bahasa latin ‘recensere’ artinya melihat kembali, menimbang, atau menilai. Punya maksud atau makna sejajar dengan review dalam bahasa Inggris. Sedangkan menurut buku “Kamus Istilah Sastra” yang ditulis oleh Panuti Sudjiman (1984) dijelaskan bahwa resensi berarti hasil pembahasan dan penilaian yang pendek tentang suatu karya tulis. Jadi, arti resensi mengacu kepada mengulas sebuah buku. Konteks ini memberi arti penilaian, mengungkap secara sekilas, membahas, agar pembaca dapat mengetahui sedikit gambaran dari seluh isi buku.

Pengertian timbangan buku adalah tulisan yang menyajikan sejumlah informasi tentang sebuah buku yang ditinjau dan dinilai secara isi sebuah buku, sama dengan kritik buku yaitu pertimbangan/pendapat tentang baik buruk sebuah karya yang dapat
disampaikan secara tertulis maupun lisan oleh siapa saja. Intinya timbangan buku adalah tinjauan atau ulasan tentang suatu isi dari buku tersebut, apakah buku ini layak atau tidak.

Pengertian timbangan pustaka adalah tulisan yang menyajikan sejumlah informasi tentang sumber penulisnya seperti pengarang, nama buku, tahun dan diterbitkan. pustaka juga adalah halaman terakhir yang di buat untuk mengetahui data-data yang di ambil dari sumber-sumber yang ada dalam buku,majalah,komik,maupun dari internet supaya pembaca dapat mengetahui dasar dari pembuatan buku ini.

Contoh : Daftar Pustaka


1. P. Rahmiati,A Fajri , et al, "Distributed System for Medical Image
Transfer using Waveletbased
Dynamic RoI Coding", Proceeding of HealthCom 2005, Busan, Korea, 2005
2. A. Handayani, A.B. Suksmono, T.L. Mengko, "Implementasi Scalable
Coding Dalam Kompresi
Citra Kedokteran Berbasis Transformasi Wavelet", Institut Teknologi
Bandung, 2004
3. A. Handayani, P. Rahmiati, A. B. Suksmono, T.L. Mengko, "Medical
Image Transfer with
Wavelet-based Scalable Quality Region of Interest Coding", Proceedings
of the 3rd APT Telemedicine
Workshop, Kuala Lumpur, Malaysia, 2005
4. A.K. Jain, "Fundamental of Digital Image Processing", Prentice-Hall
International Edition,
1989

PERBEDAAN
Resensi timbangan buku adalah dengan isi sebuah buku yang diresensi.

Resensi timbangan pustaka adalah dengan sumber penulisnya dengan adanya pengarang, nama buku, tahun dan diterbitkan.

Sumber : http://www.google.co.id

Rabu, 23 Februari 2011

Pengaruh Perdagangan Bebas Asia Terhadap lulusan Ekonomi

Pengaruh Perdagangan Bebas Asia Terhadap lulusan Ekonomi
Pengaruh Perdagangan Bebas Di Tingkat Asia Terhadap Lulusan Ekonomi berdampak pada perdagangan bebas seluruh pasar dibenua asia tidak terkecuali diindonesia dan pengaruhnya juga berdampak pada lulusan sarjana ekonomi diindonesia. Hal ini dikarenakan perdagangan bebas yang semakin marak di Indonesia. Produk yang berasal dari luar negeri yang bebas masuk ke negara Indonesia dengan tidak ada batasannya sehingga semakin berkembang pesat di Indonesia. Dari perdagangan bebas itulah diharapkankan para sarjana ekonomi dapat bersaing dengan para sarjana ekonomi ;lainnya yang bukan berasal dari indonesia saja tentunya, karena para perusahaan asing tersebut bisa saja mengammbil tenaga kerja dari negara asal perusahaan tersebut. Para lulusan-lulusan ini diminta agar dapat memberikan kontribusi dalam perkembangan ekonomi di dalam negara ini sendiri.Maraknya barang-barang impor yang masuk ke negara ini membuat proses produksi di negara ini sedikit terhambat karena kurangnya minat pembeli untuk memakai barang produk hasil sendiri, maka dari itu para lulusan ekonomi diindonesia dituntuk agar cerdas dan dapat menjadikan barang atau produk asli buatan indonesia untuk bersaing diperdagangan bebas atau malah mengalahkan produk-produk buatan importir.
Salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan menerapkan sistem penjualan yang baik.Mempelajari bagaimana memuaskan para konsumen dengan barang-barang yang diproduksi sehingga membuat produk dalam negeri mampu bersaing dan disejajarkan dengan produk luar. Dengan cara membuat suatu produk yang terjamin mutu kualitasnya, beragam desain atau modelnya, awet dan yang paling penting adalah harga yang terjangkau dengan masyarakat kita. Contohnya produk-produk buatan cina, yang mampu menembus pasar diasia dan bersaing dengan produk dari jepang yang sudah jelas terbukti bahwa produk buatan jepang berkualitas tinggi. Selain itu dengan kita mpunyai lulusan ekonomi yang kompeten, negara di untungkan dengan adanya pemasukan devisa negara bila kita bisa mengirim para lulusan ekonomi untuk bekerja di luar negri.
Akan tetapi ada juga dampak negatif yang dihasilkan dari perdagangan bebas ini.Yaitu berkurangnya minat konsumen untuk menggunakan produk dalam negeri.Ini membuat para produsen-produsen dalam negeri kalah bersaing sehingga membuat mereka mengalami kerugian yang cukup besar,dikarenakan adanya ketimpangan dalam segi perekonomian negara. Lulusan ekonomi harus mampu membuat konsumen percaya bahwa produk dalam negri mampu bersaing dengan produk-produk luar, dengan kualitas dan harga yang terjangkau deengan masyarakat. Dengan itu kita bisa membuktikan bahwa produk-produk buatan anak bangsa tidak kalah dengan produk-produk import dan kita bisa menikmati hasil buatan kita sendiri. I love produk indonesia.

SIAPA SAYA??

SIAPA SAYA??

Saya adalah muhamad sofyan,saya lahir pada 11 november 21 tahun yang lalu tepatnya pada tahun 1989. Saya dilahirkan dikeluarga yg boleh dibilang sederhana,dibesarkan oleh ayah bernama Muhayar dan seorang ibu bernama siti karlina. Saya anak ke-2 dari 4 bersaudara, 1 kaka laki-laki, 1 adik laki-laki dan 1 adik perempuan. Saya lahir disalah satu rumah sakit dijakarta karena saya memang asli dari daerah ini. Berada atau tinggal dilingkungan yang mayoritas masyarakatnya berbudaya betawi menjadikkan saya seorang yang ceria/suka bercanda dengan teman-teman saya. Saya adalah saya,yaa walaupun kadang ada yang tersinggung dengan omongan atauu kata-kata saya, maklum kalau orang betawi kata orang-orang klo ngomong ceplas-ceplos, tapi beruntungnya saya teman-teman saya sudah tau karakter atau watak dari sifat saya.

Dimulai dari pendidikan pertama saya disebuah taman kanak-kanak yang bernama TK Harapan utama. Saya berada disana selama 1 tahun dikelas 0 besar, lalu saya melanljutkan ke sebuah sekolah dasar SDN 01 pagi, saya berada disana selama 6 tahun lamanya. Selesai saya disekolah dasar dengan nilai ujian yang cukup baik lalu saya melanjutkan kesekolah menengah pertama negri yaitu SMPN 166 jakarta dan sama dengan orang yang lain pada umumnya saya berhasil lulus dalam waktu 3 tahun dan alhamdulillah saya juga lulus dengan hasil yang yaa cukup memuaskan lah dengan diterimanya saya di SMAN 60 jakarta yang tepatnya berada diwilayah bangka,kemang timur. Disana juga saya berada selama 3 tahun sama seprti orang-orang pada umumnya.

Sekarang saya berada dillingkungan universitas gunadarma, sudah 3 tahun saya menjalani pendidikan di gunadarnma ini tepatnya semester 6 yang insya allah selesai dalam satu tahun lagi bila tidak ada kendala disini,amin. Saya mengambil jurusan manajemen ekonomi yang mudah-mudah dapat bermanfaat untuk masa depan saya nantinya, Disini saya mendapatkkan teman-teman yang lebih beragam lagi, dari beragam daerah, suku dan lain-lain. Saya bersyukur bisa masuk keperguruan tinggi ini.saya rasa sudah cukup perkenalan tentang siapa saya. Dan mungkin saya bisa menulis lebih banyak lagi nanti dengan pengalaman saya yang bertambah.

Perbedaan penulisan ilmiah,non ilmiah dan tidak ilmiah

Perbedaan penulisan ilmiah,non ilmiah dan tidak ilmiah

Karya Ilmiah

Karya ilmiah lazim juga disebut karangan ilmiah. Lebih lanjut, Brotowidjoyo menjelaskan karangan ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Karya ilmiah dapat juga berarti tulisan yang didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya/keilmiahannya (Susilo, M. Eko, 1995:11).

Karya ilmiah atau dalam bahasa Inggris (scientific paper) adalah laporan tertulis dan publikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Terdapat berbagai jenis karangan ilmiah, antara lain laporan penelitian, makalah seminar atau simposium, dan artikel jurnal yang pada dasarnya semua itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan.

Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah biasa dijadikan acuan (referensi) ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya. Isi (batang tubuh) sebuah karya ilmiah harus memenuhi syarat metode ilmiah. Menurut John Dewey ada 5 langkah pokok proses ilmiah, yaitu:

(1) mengenali dan merumuskan masalah

(2) menyusun kerangka berpikir dalam rangka penarikan hipotesis

(3) merumuskan hipotesis atau dugaan hasil sementara

(4) menguji hipotesis

(5) menarik kesimpulan.

Ciri Karya Ilmiah

Secara ringkas, ciri-ciri karya ilmiah dapat diuraikan sebagai berikut:

1. Objektif.

2.Netral.

3.Sistematis.

4.Logis.

5.Menyajikan Fakta (bukan emosi atau perasaan).

6. Tidak Pleonastis

7. Bahasa yang digunakan adalah ragam formal.

1. Karya Ilmiah Pendidikan

Karya ilmiah pendidikan digunakan tugas untuk meresume pelajaran, serta sebagai persyaratan mencapai suatu gelar pendidikan. Karya ilmiah pendidikan terdiri dari:

a. Paper (Karya Tulis).

b. Pra Skripsi

c. Skripsi

d. Thesis

e. Disertasi

2. Karya ilmiah Penelitian.

A, Makalah seminar.

1. Naskah Seminar

2. Naskah Bersambung

B. Laporan hasil penelitian

Laporan adalah bagian dari bentuk karya tulis ilmiah yang cara penulisannya dilakukan secara relatif singkat. Laporan ini bisa dikelompokkan sebagai karya tulis ilmiah karena berisikan hasil dari suatu kegiatan penelitian meskipun masih dalam tahap awal.

C. Jurnal penelitian

Jurnal penelitian adalah buku yang terdiri karya ilmiah terdiri dari asal penilitian dan resensi buku. Penelitian jurnal ini harus teratur continue dan mendapatkan nomor dari perpustakaan nasional berupa ISSN (international standard serial number).

Perbedaan antara penulisan ilmiah dengan non ilmiah

Istilah karya ilmiah dan nonilmiah merupakan istilah yang sudah sangat lazim diketahui orang dalam dunia tulis-menulis. Berkaitan dengan istilah ini, ada juga sebagian ahli bahasa menyebutkan karya fiksi dan nonfiksi. Terlepas dari bervariasinya penamaan tersebut, hal yang sangat penting untuk diketahui adalah baik karya ilmiah maupun nonilmiah/fiksi dan nonfiksi atau apa pun namanya, kedua-keduanya memiliki perbedaan yang signifikan.

Perbedaan-perbedaan yang dimaksud dapat dicermati dari beberapa aspek. Pertama, karya ilmiah harus merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (faktual objektif). Faktual objektif adalah adanya kesesuaian antara fakta dan objek yang diteliti. Kesesuaian ini harus dibuktikan dengan pengamatan atau observasi. Kedua, karya ilmiah bersifat metodis dan sistematis. Artinya, dalam pembahasan masalah digunakan metode atau cara-cara tertentu dengan langkah-langkah yang teratur dan terkontrol melalui proses pengidentifikasian masalah dan penentuan strategi. Ketiga, dalam pembahasannya, tulisan ilmiah menggunakan ragam bahasa ilmiah. Dengan kata lain, ia ditulis dengan menggunakan kode etik penulisan karya ilmiah. Perbedaan-perbedaan inilah yang dijadikan dasar para ahli bahasa dalam melakukan pengklasifikasian.

Selain karya ilmiah dan nonilmiah yang telah disebutkan di atas, terdapat juga karangan yang berbentuk semiilmiah/ilmiah populer. Sebagian ahli bahasa membedakan dengan tegas antara karangan semiilmiah ini dengan karangan ilmiah dan nonilmiah. Finoza (2005:193) menyebutkan bahwa karakteristik yang membedakan antara karangan semiilmiah, ilmiah, dan nonilmiah adalah pada pemakaian bahasa, struktur, dan kodifikasi karangan. Jika dalam karangan ilmiah digunakan bahasa yang khusus dalam di bidang ilmu tertentu, dalam karangan semiilmiah bahasa yang terlalu teknis tersebut sedapat mungkin dihindari. Dengan kata lain, karangan semiilmiah lebih mengutamakan pemakaian istilah-istilah umum daripada istilah-istilah khusus. Jika diperhatikan dari segi sistematika penulisan, karangan ilmiah menaati kaidah konvensi penulisan dengan kodifikasi secara ketat dan sistematis, sedangkan karangan semiilmiah agak longgar meskipun tetap sistematis. Dari segi bentuk, karangan ilmiah memiliki pendahuluan (preliminaris) yang tidak selalu terdapat pada karangan semiilmiah.

Berdasarkan karakteristik karangan ilmiah, semiilmiah, dan nonilmiah yang telah disebutkan di atas, yang tergolong dalam karangan ilmiah adalah laporan, makalah, skripsi, tesis, disertasi; yang tergolong karangan semiilmiah antara lain artikel, feature, kritik, esai, resensi; yang tergolong karangan nonilmiah adalah anekdot, dongeng, hikayat, cerpen, cerber, novel, roman, puisi, dan naskah drama.

Karya nonilmiah sangat bervariasi topik dan cara penyajiannya, tetapi isinya tidak didukung fakta umum. Karangan nonilmiah ditulis berdasarkan fakta pribadi, dan umumnya bersifat subyektif. Bahasanya bisa konkret atau abstrak, gaya bahasanya nonformal dan populer, walaupun kadang-kadang juga formal dan teknis. Karya nonilmiah bersifat:

(1) emotif: kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi

(2) persuasif: penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative

(3) deskriptif: pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif

(4) jika kritik adakalanya tanpa dukungan bukti.

Ciri-ciri karya tulis non-ilmiah :

1.ditulis berdasarkan fakta pribadi,

2.fakta yang disimpulkan subyektif,

3.gaya bahasa konotatif dan populer,

4.tidak memuat hipotesis,

5.penyajian dibarengi dengan sejarah,

6.bersifat imajinatif,

7.situasi didramatisir,

8.bersifat persuasif.

9.tanpa dukungan bukti

Jenis-jenis yang termasuk karya non-ilmiah adalah dongeng, cerpen, novel, drama, dan roman.